Virus Corona (Covid-19)

Dapatkan Informasi terbaru

Ini Dia Penyebab Kanker Usus Besar yang Perlu Di ketahui

Admin 04 Dec 2019 267


Gejala kanker usus besar - Belum ada yang bisa memastikan apa yang sebetulnya jadi penyebab kanker usus besar. Tapi ada sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko Anda terpapar kanker usus besar. Satu urusan yang pasti, evolusi tertentu pada DNA dapat menyebabkan sel-sel tubuh normal berubah mengganas menjadi kanker. DNA ialah bahan kimia di masing-masing sel yang menyusun gen. Kita bisa terlihat serupa dengan orangtua kita sebab mereka ialah sumber DNA kita. Namun, pengaruh DNA ternyata lebih dari sekadar penampilan seseorang. Kerusakan pada DNA berperan peting dalam risiko seseorang merasakan kanker. Berikut penjelasannya.


Proses terjadinya kanker dalam tubuh manusia

Beberapa gen dalam tubuh berisi tuntunan kendali kapan sel-sel anda harus tumbuh, membelah diri, dan mati. Gen tertentu yang mempercepat pembelahan sel atau menolong sel guna hidup lebih lama dinamakan onkogen. Gen beda yang memperlambat pembelahan sel, atau mengakibatkan sel guna mati di masa-masa yang tepat, dinamakan gen supresor tumor. Kanker dapat disebabkan oleh mutasi gen (cacat) yang menggiatkan onkogen atau menonaktifkan gen supresor tumor. Mutasi sejumlah gen yang bertolak belakang dicurigai menjadi penyebab kanker usus besar.


Beberapa mutasi DNA dapat diturunkan dari generasi ke generasi dan ada di seluruh sel tubuh. Saat ini terjadi, mutasi dinamakan diwariskan. Mutasi lainnya terjadi sekitar masa kehidupan seseorang dan tidak diturunkan. Mutasi ini melulu memengaruhi sel yang berasal dari sel pribumi yang merasakan mutasi. Perubahan DNA ini terjadi dampak mutasi perolehan. Ini ialah jenis mutasi yang sangat umum. Beberapa gen yang sama tercebur baik dalam mutasi yang diwariskan maupun yang diperoleh.


Penyebab kanker usus besar dapat jadi diturunkan dalam silsilah keluarga

Beberapa permasalahan kanker usus besar diketahui diakibatkan oleh mutasi gen yang diwariskan dari orangtua ke anak-cucu. Banyak dari DNA ini merasakan perubahan dan dampaknya pada perkembangan sel sudah diketahui.


Misalnya, evolusi yang diwariskan pada gen yang dinamakan APC. APC bertanggung jawab guna familial adenomatous polyposis (FAP) dan sindrom Gardner. Gen APC ini adalahgen supresor tumor yang seringkali membantu mengendalikan perkembangan sel. Pada orang yang mempunyai perubahan warisan pada gen APC, “rem” pada perkembangan sel ini tidaklah aktif, sehingga mengakibatkan ratusan polip terbentuk di usus besar. Seiring waktu, kanker nyaris selalu berkembang di di antara atau lebih polip ini sebab mutasi gen yang baru terjadi di sel polip.


Hereditary non-polyoposis colon cancer (HNPCC), disebut pun sindrom Lynch, diakibatkan oleh evolusi pada gen yang normalnya menolong perbaikan sel DNA yang rusak. Sel-sel mesti menciptakan salinan baru atas DNA mereka masing-masing kali mereka membelah diri menjadi 2 sel baru. Terkadang terjadi kekeliruan saat mencatat kode DNA, namun untungnya, sel mempunyai enzim perbaikan DNA yang beraksi sebagai proofreader atau spell checker. Mutasi pada di antara gen enzim perbaikan DNA laksana MLH1, MSH2, MLH3, MSH6, atau PMS, dapat memungkinkan kekeliruan DNA tidak diperbaiki. Kesalahan ini terkadang bakal memengaruhi gen pengatur perkembangan yang dapat menyebabkan pertumbuhan kanker. TGFBR2 ialah gen lainnya yang sehubungan dengan HNPCC dan menolong mengatur perkembangan sel.


Sindrom Peutz-Jeghers yang langka diakibatkan oleh evolusi warisan pada gen STK11. Ini tampaknya adalahgen supresor tumor, meskipun faedah tepatnya tidaklah jelas.


Pemeriksaan gen dapat mendeteksi mutasi gen yang bersangkutan dengan sindrom yang diwariskan ini. Jika kita mempunyai riwayat keluarga berhubungan polip atau kanker kolorektal atau fenomena lainnya yang sehubungan dengan sindrom ini, Anda barangkali perlu bertanya pada dokter mengenai konseling gen dan pengecekan gen.


Penyebab kanker usus besar barangkali berasal dari gaya hidup yang buruk

Dalam kebanyakan permasalahan kanker kolorektal, penyebab kanker usus besar berasal dari mutasi DNA dampak perubahan gaya hidup dan/atau paparan hal eksternal dari rutinitas sehari-hari. Ada hal risiko tertentu yang bisa jadi berperan dalam mengakibatkan mutasi pendapatan ini. Misalnya saja, radikal bebas yang didapat tubuh dari sekian banyak  makanan yang kita makan, obat-obatan yang dikonsumsi, dan udara yang dicium setiap hari, diketahui berperan besar menambah risiko kanker. 


Berdasarkan keterangan dari data GLOBOCAN 2012 yang didapat dari Kemenkes RI, kanker usus besar di Indonesia ketika ini menduduki urutan nomor 3 sebab mengalami penambahan tajam yang disebabkan oleh evolusi pola santap orang Indonesia yang lebih tinggi lemak serta rendah serat. Tetapi sekitar ini penyebab tentu dari banyak sekali mutasi pendapatan ini tidaklah diketahui.


Tidak seluruh penyebab kanker usus besar tersebut sama

Tidak semua permasalahan kanker usus besar disebabkan oleh satu penyebab tunggal yang sama. Dalam banyak sekali kasus, mutasi mula terjadi di gen APC. Ini mengakibatkan peningkatan perkembangan sel kolorektal sebab hilangnya kendali “rem” pada perkembangan sel. Mutasi lebih lanjut kemudian dapat terjadi di gen-gen lainnya laksana KRAS, TP53, dan SMAD4 yang disebabkan oleh faktor-faktor eksternal sekitar hidup. Perubahan abnormal ini mengakibatkan sel kanker tumbuh dan menyebar tidak terkendali. Gen lainnya yang belum diketahui juga dapat terlibat dalam hal risiko Anda guna mendapatkan kanker usus besar.

Tags

gejala kanker usus besar kesehatan

Related Stories


Latest Stories


Close Ads X