Andry Zonier Thu Aug 2023 10 months ago

Cara Upload Project Laravel di Ubuntu dengan Nginx

Mengunggah proyek Laravel ke server Ubuntu dengan menggunakan Nginx sebagai server web adalah langkah penting dalam mengembangkan dan meluncurkan aplikasi web. Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk mengunggah proyek Laravel ke server Ubuntu menggunakan Nginx.

 

Langkah 1: Persiapan Awal

Sebelum Anda mulai mengunggah proyek Laravel, pastikan Anda telah memiliki server Ubuntu yang diatur dengan Nginx, PHP, dan Composer. Juga, pastikan Anda memiliki koneksi SSH ke server Anda.

 

Langkah 2: Persiapan Proyek Laravel

1. Kompress Proyek: Kompres proyek Laravel Anda menjadi format ZIP atau tarball sebelum mengunggahnya. Ini membantu menghindari masalah yang terkait dengan file yang hilang atau rusak selama pengiriman.

 

2. Unggah ke Server: Unggah berkas kompres proyek Laravel ke server Ubuntu menggunakan perintah `scp` atau alat lain yang Anda sukai.

   Contoh penggunaan `scp`:

scp /lokasi/lokal/proyek.zip username@alamat_server:/lokasi/tujuan/server/

 

3. Ekstrak Berkas: Masuk ke server menggunakan SSH dan ekstrak berkas proyek yang diunggah ke direktori tujuan:

ssh username@alamat_server
cd /lokasi/tujuan/server/
unzip proyek.zip

 

Langkah 3: Konfigurasi Nginx

1. Buat Konfigurasi Nginx: Buat berkas konfigurasi baru di direktori `/etc/nginx/sites-available/` untuk situs Anda. Nama berkasnya bisa mengikuti format seperti `namasitus.conf`.

 

2. Konfigurasi Server Block: Buka berkas konfigurasi yang baru saja Anda buat menggunakan teks editor, seperti `nano`:

sudo nano /etc/nginx/sites-available/namasitus.conf

   Isi berkas konfigurasi dengan sesuatu seperti ini:

server {
    listen 80;
    server_name alamat_server;
    root /lokasi/tujuan/server/namasitus/public;

    index index.php index.html;

    location / {
        try_files $uri $uri/ /index.php?$query_string;
    }

    location ~ \.php$ {
        include snippets/fastcgi-php.conf;
        fastcgi_pass unix:/run/php/php7.4-fpm.sock;
    }
}

 

   Pastikan untuk mengganti `alamat_server`, `namasitus`, dan konfigurasi lain sesuai dengan kebutuhan Anda.

 

3. Aktifkan Konfigurasi: Buat tautan simbolik dari berkas konfigurasi yang baru dibuat di direktori `sites-enabled`:

sudo ln -s /etc/nginx/sites-available/namasitus.conf /etc/nginx/sites-enabled/

 

4. Uji Konfigurasi Nginx: Pastikan tidak ada kesalahan dalam konfigurasi Nginx:

 

sudo nginx -t

 

   Jika tidak ada kesalahan, hasilnya akan menjadi "syntax is okay" dan "test is successful."

 

5. Restart Nginx: Setelah berhasil, restart Nginx untuk menerapkan konfigurasi baru:

 

sudo systemctl restart nginx

 

Langkah 4: Selesaikan Konfigurasi Aplikasi

1. Set Permission: Pastikan izin file dan direktori telah diatur dengan benar untuk pengguna web server (biasanya `www-data`):

 

sudo chown -R www-data:www-data /lokasi/tujuan/server/namasitus/storage
sudo chmod -R 755 /lokasi/tujuan/server/namasitus/storage

 

2. Buat File .env: Buat berkas `.env` untuk mengatur variabel lingkungan proyek Laravel:

cp /lokasi/tujuan/server/namasitus/.env.example /lokasi/tujuan/server/namasitus/.env

 

3. Generate Key: Generate kunci aplikasi Laravel:

php /lokasi/tujuan/server/namasitus/artisan key:generate

 

Langkah 5: Uji Aplikasi

 

Buka browser dan akses alamat situs Anda. Jika semuanya diatur dengan benar, Anda seharusnya dapat melihat halaman awal proyek Laravel Anda.

 

Dengan mengikuti panduan di atas, Anda akan dapat mengunggah proyek Laravel Anda ke server Ubuntu yang menjalankan Nginx. Pastikan untuk memeriksa dan mengkonfigurasi detail sesuai dengan versi Laravel, Nginx, dan perangkat lunak lain yang Anda gunakan.

laravel ubuntu nginx