Sandi: Kami Pastikan Dulu Materi yang Diangkat ke YouTube Bermanfaat

joesep 2017-12-19 12:05:45 277

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, Pemprov DKI Jakarta terlebih dahulu memastikan materi-materi rapat pimpinan atau rapim memiliki manfaat sebelum diunggah ke YouTube. Sandi tidak ingin video rapim yang diunggah menimbulkan gesekan di masyarakat.

 

"Ini yang kami pastikan dulu bahwa materi yang diangkat (ke YouTube) nanti efektivitasnya dan manfaatnya bisa langsung kena tanpa banyak sekali potensi untuk menimbulkan gesekan di masyarakat," ujar Sandi di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan, Senin (18/12/2017).

 

Sandi menjelaskan, Dinas Komunikasi, Informasi, dan Statistik DKI Jakarta memiliki tugas pokok dan fungsi (tupoksi) untuk mengunggah video-video rapat sesuai ketentuan Peraturan Gubernur Nomor 159 Tahun 2016 tentang Penayangan Rapat Pimpinan dan Rapat Kedinasan Pengambilan Keputusan Terkait Pelaksanaan Kebijakan pada Media Berbagi Video.

 

Namun, di sisi lain, Dinas Kominfotik DKI juga memiliki tupoksi untuk memastikan video-video rapim yang diunggah bermanfaat untuk publik dan tidak memicu gesekan antar-warga.

 

Sandi membuka peluang adanya revisi pergub tersebut apabila Dinas Kominfotik DKI Jakarta membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan ketentuan dalam pergub, yakni video diunggah paling lama tiga hari setelah pelaksanaan rapim atau rapat kedinasan.

 

"Apakah pergub itu yang menyatakan harus tiga hari, harus kami lihat," kata dia.

 

Sandi menjelaskan, pergub yang diteken Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat menjabat sebagai gubernur Jakarta itu bagus untuk memandu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengunggah video-video rapat sebagai bentuk transparansi. Namun, aturan itu perlu disesuaikan, khususnya terkait waktu penayangan video.

 

"Hari ini kami menganggap bahwa pergub itu bagus untuk transparansi dan akuntabilitas, tinggal disesuaikan tentunya hari yang diperlukan untuk mengedit," ucap Sandi.

 

Dinas Kominfotik DKI Jakarta sudah kembali mengunggah video-video rapim ke akun YouTube Pemprov DKI. Video yang diunggah yakni video rapim pada tanggal 13 dan 20 November, serta 4 Desember 2017. Video yang diunggah dibagi menjadi beberapa bagian dengan durasi belasan menit per video.

 

Pengunggahan video rapim ke akun YouTube Pemprov DKI Jakarta menjadi sorotan akhir-akhir ini. Soalnya, Pemprov DKI tidak mengunggah video rapim selama satu bulan ke akun YouTube.

 

Dilansir dari kompas.com

Artikel Menarik Lainnya:

Rekomendasi Artikel

Aplikasi yang digunakan Untuk membuat Aplikasi dengan PHPCara Penulisan Script PHP Di BodyBasic yang Diperlukan Untuk Belajar AJAXDasar Pemahaman Ajax yang Harus Diketahui Oleh Para PemulaAnies Meyebut Kenaikan Dana Parpol 10 Kali Lipat Diteken di Era Djarot

Terbaru dari Politik

close