Sering Sakit kepala, pundak kaku, dan leher pegal

joesep 2019-02-28 46


Selamat sore dok, Saya sering mengalami pegal di pundak, leher, dan sering sakit kepala. Saya sudah cek kompenen lengkap tapi dalam batas normal, saya coba cek darah yg lain memang hb dan tensi saya agak rendah. Saya sudah sering urut dan dioles krim penghilang nyeri hanya bertahan 10menitan. Kira kira kenapa ya dok? Saya memang bekerja di depan komputer seharian dan hanya diselingi istirahat makan dan solat aja. Apa itu pengaruh dok? Lalu apa solusinya? Mohon informasinya ya dok. Terimakasih


Jawaban:

Terima kasih Rinanda Putriani atas pertanyaannya. Keluhan yang Anda rasakan PALING SERING (tidak selalu) disebabkan karena nyeri kepala tipe tegang. Nyeri kepala ini merupakan nyeri kepala yang paling sering. Penyebab dari sakit kepala jenis ini tidak jelas, namun faktor stress / banyak pikiran merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh. Nyeri kepala tipe tegang ini mempunyai gejala sakit kepala, hingga ke leher dan pundak. Rasa sakitnya bersifat tumpul (kepala seperti terikat), leher terasa berat. Biasanya sakit kepala jenis ini dapat menghilang dengan sendirinya bila sudah relaksasi dan memang mempunyai nilai lab yang normal semua. Selain sakit kepala tipe tegang, keluhan yang Anda rasakan juga dapat terjadi akibat adanya gangguan atau jepitan pada salah satu saraf di leher. Biasanya gejalanya adalah sakit kepala, leher terasa kaku, pundak dan tangan SATU SISI terasa kesemutan atau nyeri. Derajat keparahannya tergantung dari derajat jepitan saraf leher tersebut. Anda dapat memeriksakan diri ke dokter Anda ataupun dokter spesialis saraf mengenai hal ini. Bila memang jepitan saraf, mungkin diperlukan pemeriksaan daya hantar listrik pada otot (EMG / electromyografi) atau foto rontgen tulang belakang leher. Yang dapat Anda lakukan di rumah: 1. Hindari stres 2. Lakukan relaksasi setiap 1-2 jam. Mata yang kelelahan berada di depan komputer secara terus menerus dapat menimbulkan keluhan serupa. Anda dapat melakukan peregangan-peregangan selama 10 menit setiap 1-2 jam. Misalnya dengan berjalan ke WC, peregangan tubuh lainnya. 3. Jangan melakukan gerakan membunyikan leher. Gerakan membunyikan leher dapat menyebabkan keluhan bertambah parah 4. Anda dapat mengkonsumsi obat seperti parasetamol pada saat nyeri. Anda juga dapat membaca artikel terkait: Sakit kepala tipe tegang Demikian jawaban dari saya, semoga membantu.


By: dr. Andika Surya Atmadja


    Tidak ada artikel terkait

Terbaru dari Health


close