Cara Alami Tingkatkan Produksi ASI Agar Melimpah

joesep 2019-02-22 00:00:00 164


ASI ialah makanan alami bayi. ASI seringkali sudah terdapat di hari kesatu semenjak bayi bermunculan untuk mengisi segala keperluan nutrisi bayi. Tubuh ibu secara alami bisa memproduksi ASI yang diperlukan oleh bayi.


Oleh sebab satu dan beda hal, tidak selamanya buatan asi laksana yang anda harapkan. Penyebabnya seringkali karena ibu tidak tahu bagaimana teknik meningkatkan buatan asinya secara alami yang terkadang, sebab ketidaktahuan, ibu merasa asinya tidak lumayan padahal sebetulnya cukup.


Ada sejumlah persiapan dan langkah-langkah yang dapat Moms praktekkan untuk menambah produksi asi.


Beberapa langkah sebagai berikut bisa menolong moms menggandakan ASI secara alami:

Cara simpel dan sederhana ini dapat Moms lakukan, antara lain:


– Merawat payudara.

Menjaga buatan asi dapat dilakukan sejak ketika moms hamil dengan teknik merawat payudara. Merawat payudara dilaksanakan dengan secara rutin mencuci payudara khususnya di trimester terakhir kehamilan (trimester ke-3).


Perawatan dilaksanakan dengan mencuci payudara, areola, puting dengan baby oil sebelum mandi. Untuk ibu yang merasakan inverted nipple atau puting yang tertarik ke dalam (terbenam) dapat mulai berjuang menarik ujung puting keluar, baik dengan menekan-nekan payudara ke arah puting atau dengan mengisap memakai ujung spoit yang dibalik.


– Kompres air hangat dan massage (pijat payudara).

Ini dapat dilakukan masing-masing sebelum bakal menyusui, dilaksanakan pada kedua payudara kanan dan kiri. Tujuannya ialah mempersiapkan kelenjar-kelenjar air susu di dalam payudara supaya siap memproduksi asi sehingga ketika akan menyusui, asi telah siap diberikan.


Bayipun bakal lebih tenang sebab saat lapar dia langsung dapat mendapatkan asinya tanpa menantikan lama hingga asinya terbit banyak.


Ini pun akan meminimalisir resiko bayi menggigit puting sampai-sampai puting yang luka yang seringkali menyebabkan ibu kendala menyusui bisa dicegah.


Cara kompres ialah dengan mengelus payudara ke arah puting memakai handuk yang sudah dicuci dengan air hangat.


– Menyusui masing-masing 2 hingga 3 jam.

Prinsip buatan dan permintaan (supply and demand).


Prinsipnya, semakin tidak jarang ASI diserahkan dan dikeluarkan maka bakal semakin tidak jarang dan tidak sedikit asi yang diproduksi.


Produksi asi anda sudah ditata sedemikian rupa mengekor prinsip supply dan demand dimana asi bakal diproduksi cocok dengan kebutuhan.


Bayi yang baru lahir seringkali lapar masing-masing 2 hingga 3 jam sampai-sampai usahakan diserahkan asi di jam-jam tersebut. Dengan menyusui masing-masing 2-3 jam tubuh anda akan mengirim seinyal ke pusat guna terus memproduksi asi cocok dengan keperluan bayi. Tubuh bakal menyesuaikan diri guna memproduksi asi yang diperlukan dalam sejumlah hari.


Nah, memahami prinsip ini, kita dapat mengetahui, bilamana kita tidak menyusui bayi secara rutin, jam pemberiannya jarang-jarang, 4 hingga 5 jam misalnya, melulu sebentar pemberiannya, tubuh bakal otomatis mengirim sinyal ke pusat untuk meminimalisir produksi asi.


– Menyusui lumayan lama di kedua payudara secara bergantian.

Untuk mengawal produksi asi di kedua payudara, susui bayi di satu payudara hingga asi kosong kemudian ganti dengan payudara lainnya.


Tidak terdapat aturan eksklusif berapa lama bayi disusui, tergantung umur dan keperluan bayi. Upayakan susui bayi di setiap payudara lumayan lama, sangat tidak 30 menit atau hingga payudara benar-benar kosong. Hindari menyusui melulu sebentar sebab ini bakal mengirim sinyal ke tubuh guna memproduksi asi lebih sedikit.


– Rutin memompa ASI.

Untuk menolong memberikan rangsangan dan stimulasi pada payudara, Moms dapat memompa asi setiap berlalu menyusui. Meskipun asi yang anda dapatkan tidak terlampau banyak, ini bakal membantu supaya asi diproduksi terus sampai-sampai ketersediaan asi dapat maksimal guna memenuhi keperluan bayi.


ASI yang tersisa sesudah menyusui dapat dipompa berakhir sehingga tubuh dapat segera memproduksi asi pulang dan siap diserahkan saat bayi hendak ‘makan’ lagi.


– Kontak kulit ibu dan bayi.

Skin to skin contact, kontak kulit langsung ibu dan bayi akan menambah kedekatan hubungan emosional antara ibu dan bayi. Secara tidak langsung skin to skin contact akan merangsang terlepasnya hormon prolaktin yang akan memicu pengeluaran asi.


– Obat alami atau herbal.

Ada sejumlah yang dapat kami sebutkan obat tradisional atau herbal yang diandalkan  dapat menambah jumlah asi:


1. JAHE.

Jahe ialah herbal yang dapat meningkatkan rasa pada makanan atau minuman. Biasanya dimanfaatkan guna mengurangi fenomena pusing, flu, masalah pencernaan dan dapat menambah suplai asi.


Jahe aman dipakai dalam batas yang tidak berlebihan guna ibu hamil dan ibu menyusui.


2. BAWANG PUTIH.

Sama laksana jahe, bawang putih pun umum dipakai sebagai pelengkap bumbu masakan. Sejak dahulu bawang putih telah dikenal sebab manfaat kesehatannya.


Diketahui pun bahwa bawang putih dapat menambah produksi asi walau dapat merubah rasa asi. Tapi tidak boleh khawatir, ketika bayi menyusui dari ibu yang santap bawang putih, rasanya tidak bakal sama laksana bawang putih yang anda makan. Bawang putih yang kita santap tidak bakal diteruskan ke asi. Hanya bakal merubah rasa/aroma asi.


Seperti anda tahu, rasa asi bakal berubah cocok dengan makanan yang anda makan. Sekali lagi ini bukan berarti bilamana ibu santap pedes, bayi yang menyusu pun akan menikmati pedas. Bukan, melulu flavornya saja dan bayi tidak akan menikmati pedas.


3. DAUN KATUK.

Diketahui menurut riset bahwa daun katuk dapat memperlancar asi (galactogogue) dengan teknik mempengaruhi hormon yang bertanggung jawab terhadap buatan asi.


Ibu yang menyusui bisa mengonsumsi daun katuk dengan teknik memasaknya terlebih dahulu atau dengan memakannya secara langsung sebagai lalapan. Bisa juga dibuat jamu atau dengan merebusnya dan meminum air rebusannya.


Sudah tidak sedikit tersedia ekstrak daun katuk dalam sediaan praktis dalam format obat tradisional atau bareng dengan obat medis lainnya.


4. PEPAYA DAN DAUN PEPAYA.

Pepaya diandalkan  dapat menolong meningkatkan buatan asi. Pepaya muda dapat moms olah menjadi sayur atau sup yang lezat. Bisa pun moms kombinasikan dengan ayam atau daging sebagai lauk.


Seperti halnya buah pepaya, daun pepaya bilamana dikonsumsi dalam jumlah yang tidak berlebihan akan menolong meningkatkan buatan asi.


5. BUAH PARE.

Ya, buah pare dapat dijadikan sebagai booster asi laksana halnya pepaya. Moms dapat membuat jus pare atau mengolahnya menjadi sayur yang lezat.

Tags

asi  kesehatan  cara alami tingkatkan produksi asi agar belimpah  

Artikel Menarik Lainnya:

Rekomendasi Artikel

Aplikasi yang digunakan Untuk membuat Aplikasi dengan PHPPenulisan PHP di Akhir HTMLCara Penulisan Script PHP Di BodyPenulisan PHP di Atas Script HTMLMenggunakan Komentar [Penulisan PHP]

Terbaru dari Health

close