Hot Articles


Anies Meyebut Kenaikan Dana Parpol 10 Kali Lipat Diteken di Era Djarot

Joeshep 2017-12-13 184

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Koesmedi Priharto di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (8/12/2017)

 

Medikre.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku memerintahkan jajarannya untuk mengikuti ketentuan yang ditetapkan pemerintahan sebelumnya soal dana bantuan keuangan bagi partai politik yang memiliki kursi di DPRD DKI Jakarta.

 

Menurut Anies, hal itulah yang membuat adanya kenaikan bantuan keuangan hampir 10 kali lipat.

 

"Arahan yang kami berikan kepada tim Pemprov adalah samakan dana bantuan untuk partai seperti sebelumnya. Itu arahannya, kemudian mereka melaksanakan arahan itu," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (11/12/2017).

 

Anies menyebut, dana untuk parpol sudah naik dalam Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2017 tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2017 yang diteken mantan Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat pada 13 Oktober 2017.

 

Menurut dia, kenaikan hampir 10 kali lipat itu terjadi pada 2 Oktober 2017 pada saat penetapan APBD perubahan 2017.

 

 

"Pada saat itu angka bantuan belanja keuangan kepada parpol dari angka Rp 1,8 miliar meningkat menjadi Rp 17,7 miliar, ditetapkan pada tanggal 2 Oktober. Kemudian perdanya keluar tanggal 13 Oktober. 13 Oktober adalah hari terakhir pemerintahan sebelum kami mulai bertugas," kata dia.

 

Anies menegaskan bahwa dia dan Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno tidak pernah berinisiatif untuk menaikkan bantuan keuangan untuk partai politik.

 

"Saya perlu laporkan pada semuanya bahwa kami tidak pernah berinisiatif menaikkan. Sikap kami waktu itu adalah samakan dengan yang sebelumnya dan ternyata di minggu terakhir dinaikan 10 kali lipat," ucap Anies.

 

 

Dengan adanya hal ini, Anies mengatakan dirinya akan kembali meninjau peraturan-peraturan yang diteken sebelum mereka memimpin Ibu Kota. Hal itu dilakukan agar kejadian seperti kenaikan dana parpol ini tak terulang.

 

"Ini membuat kami menjadi mau melihat lebih detail lagi atas semua pergub dan perda yang keluar karena kejadian seperti ini semua orang tahunya adalah Anies-Sandi menaikkan 10 kali lipat, padahal kami mengatakan samakan dengan yang sebelumnya," kata Anies.

 

 

Dilansir dari : kompas.com

 

 

Tidak ada artikel terkait


Untuk berlangganan artikel silahkan masukan email anda


Delivered by FeedBurner


Masukan email Anda untuk mendapatkan artikel terbaru.


close