Hot Articles

Kenapa Telinga Gatal dan Berair
joesep 2018-04-13 573

Ada Benjolan di Ketiak, Berbahayakah?

joesep 2017-12-29 146


Jakarta - Benjolan di ketiak dapat dialami oleh pria maupun wanita. Penyebabnya sangat beragam. Namun, benjolan di ketiak umumnya terjadi akibat kelenjar getah bening yang membesar. Kelenjar getah bening merupakan bagian dari sistem pertahanan tubuh manusia yang berfungsi untuk melawan infeksi.

 

Sebenarnya benjolan di ketiak bukan hal yang berbahaya. Akan tetapi, pada kasus tertentu, benjolan dapat menjadi pertanda adanya kondisi yang lebih serius. Berikut beberapa pemicu terjadinya benjolan di ketiak, mulai dari yang tidak berbahaya hingga fatal:  

  1. Infeksi bakteri. Benjolan berupa bisul dapat disebabkan oleh infeksi bakteri. Misalnya karena Anda sering menggaruk atau mencabut bulu ketiak sehingga bakteri masuk melalui pori-pori dari folikel rambut.
  2. Abses (penimbunan nanah). Benjolan akibat abses akan terasa panas dan disertai demam. Biasanya akan teraba sakit jika disentuh dan membutuhkan penanganan oleh dokter.
  3. Alergi. Benjolan yang terasa gatal dapat dikarenakan reaksi alergi terhadap makanan atau obat-obatan.
  4. Virus. Benjolan di ketiak dapat timbul bersamaan dengan penyakit penyerta yang sedang dialami, seperti cacar air, herpes zoster, atau AIDS.
  5. Lipoma. Benjolan tidak sakit dan bertekstur lunak sering disebabkan oleh lipoma (kumpulan lemak antara otot dan kulit). Kondisi ini dapat disembuhkan dengan tindakan pembedahan jika mengganggu kenyamanan.
  6. Kanker. Jika benjolan teraba keras dan tidak bergerak saat disentuh serta memiliki riwayat keluarga dengan kanker payudara, bisa jadi merupakan gejala awal dari kanker payudara. Selain itu, waspadalah dengan gejala awal dari kanker getah bening.
  7. Hormon. Tak jarang wanita mengeluhkan adanya benjolan di ketiak saat sedang menstruasi. Ini adalah hal yang normal.

 

Meski umumnya tidak berbahaya, Anda tetap tak boleh menyepelekan benjolan di ketiak. Segera periksakan diri jika benjolan makin besar, terasa sakit, atau timbul gejala penyerta seperti demam, batuk, dan sebagainya. Nantinya dokter akan melakukan wawancara dan pemeriksaan fisik terhadap Anda untuk menentukan penanganan yang tepat.

 

 

[RS/ RVS]

Prabowo Sebut Utang Indonesia Berbahaya, Ini kata Ekonom

Masukan email Anda untuk mendapatkan artikel terbaru.


close